Terdapat unggahan di platform media sosial Facebook yang menyatakan bahwa Perusahaan Listrik Negara (PLN) akan memberikan diskon sebesar 50 persen pada bulan Mei dan Juni 2025.
Unggahan tersebut juga menyertakan tautan pendaftaran bagi pelanggan yang ingin mendapatkan diskon 50 persen.
Berikut adalah narasi dari unggahan tersebut:
Unggahan pertama :
PENDAFTARAN PELANGGAN LISTRIK DISKON 50%
Pemerintah memberikan diskon 50 persen kepada pelanggan dengan daya listrik 450 Volt Ampere (VA) hingga 2.200 VA pada bulan Mei-Juni 2025. Ini merupakan bagian dari insentif akibat kenaikan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) menjadi 12 persen tahun depan.
Pendaftaran di sini gratis, tidak ada biaya yang dikenakan, ayo daftar sekarang.
Unggahan kedua:
PENDAFTARAN PELANGGAN LISTRIK DISKON 50%
Pemerintah memberikan diskon 50 persen kepada pelanggan dengan daya listrik 450 Volt Ampere (VA) hingga 2.200 VA pada bulan Mei-Juni 2025. Ini merupakan bagian dari insentif akibat kenaikan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) menjadi 12 persen tahun depan.
Pendaftaran di sini gratis, tidak ada biaya yang dikenakan.
Unggahan ketiga:
PENDAFTARAN PELANGGAN LISTRIK DISKON 50%
Pemerintah memberikan diskon 50 persen kepada pelanggan dengan daya listrik 450 Volt Ampere (VA) hingga 2.200 VA pada bulan Mei-Juni 2025. Ini merupakan bagian dari insentif akibat kenaikan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) menjadi 12 persen tahun depan.
Pendaftaran di sini gratis, tidak ada biaya yang dikenakan, ayo daftar sekarang.
Namun, apakah benar PLN akan kembali memberikan diskon sebesar 50 persen pada bulan Mei-Juni 2025?
Penjelasan:
Berdasarkan penelusuran ANTARA, tidak ada pernyataan resmi dari PLN mengenai diskon 50 persen untuk pelanggan dengan daya listrik 450 Volt Ampere (VA) hingga 2.200 VA pada bulan Mei-Juni 2025.
Sebelumnya, Pemerintah telah menyatakan akan memberikan potongan tarif listrik sebesar 50 persen untuk bulan Juni dan Juli 2025. Insentif ini ditujukan kepada sekitar 79,3 juta rumah tangga yang menggunakan daya listrik di bawah 1.300 VA, sebagai bagian dari upaya mendukung program stimulus ekonomi nasional.
"Stimulus ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi di kuartal II. Oleh karena itu, momentum ini kita manfaatkan untuk merancang beberapa program. Berikut adalah beberapa program yang disiapkan untuk mendorong pertumbuhan melalui peningkatan konsumsi," ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto usai rapat koordinasi, seperti yang dikutip di Jakarta, pada hari Sabtu. Baca selengkapnya di sini.
PLN mengimbau masyarakat untuk selalu mendapatkan informasi resmi dari PLN melalui berbagai saluran resminya, seperti Instagram @pln_id, Facebook PLN, Twitter @_pln_id, website www.pln.co.id, atau aplikasi PLN Mobile.
Berdasarkan penelusuran, ketika tautan pada unggahan tersebut diklik, akan muncul laman formulir pendaftaran di mana masyarakat diminta untuk mengisi data pribadi atau indikasi phising. Masyarakat diingatkan untuk berhati-hati dalam memberikan data pribadi karena berisiko disalahgunakan.
Dengan demikian, klaim yang menyatakan bahwa PLN memberikan diskon 50 persen untuk pelanggan dengan daya listrik 450 VA hingga 2.200 VA pada bulan Mei-Juni 2025 adalah tidak benar. Faktanya, tidak ada pernyataan resmi dari PLN mengenai program tersebut. Diskon tarif listrik 50 persen yang diumumkan oleh pemerintah hanya berlaku untuk bulan Juni dan Juli 2025.
Baca Juga: OJK Dorong Peran Mahasiswa UMSU Sebagai Agen Inklusi Keuangan Di Masyarakat
Tag:
Penulis: Nora Jane