HIPMI Bertekad Untuk Mendukung Astacita Melalui Kerjasama Yang Solid

Senin, 17 Maret 2025

    Bagikan:
(ANTARA/Arnidhya Nur Zhafira)

Ketua Umum Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP HIPMI), Akbar Humawan Buchari, menyatakan bahwa organisasi tersebut siap bekerja sama dengan pemerintah dalam mendukung program Astacita serta pertumbuhan ekonomi Indonesia yang ditargetkan mencapai 8 persen.

“Kami berkomitmen untuk berkolaborasi dan mendukung inisiatif pemerintah demi mencapai pertumbuhan ekonomi sebesar 8 persen dan program Astacita,” ungkap Akbar dalam acara Buka Puasa Bersama BPP HIPMI di Jakarta pada hari Senin.

Akbar menambahkan bahwa HIPMI bertekad untuk terus mendukung dan melaksanakan program-program kerja yang sejalan dengan kebijakan pemerintah.

“Kami selalu mengkampanyekan keberhasilan Astacita agar kita dapat mencapai kedaulatan dalam bidang pangan, energi, serta melaksanakan proses hilirisasi dan program Makan Bergizi Gratis secara masif. Setelah semua itu terlaksana, kita akan mampu mencapai kedaulatan ekonomi,” jelas Akbar.

“Program nasional yang selalu kami dukung adalah upaya untuk meningkatkan investasi, yang merupakan indikator penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi sebesar 8 persen. Kehadiran Danantara merupakan inovasi yang luar biasa untuk mendorong investasi domestik,” tambahnya.

Lebih lanjut, Akbar menekankan bahwa peningkatan investasi dalam negeri harus diimbangi dengan penguatan sektor ekonomi kreatif serta usaha mikro, kecil, dan menengah.

“Kami siap berkolaborasi untuk meningkatkan investasi domestik dan tidak melupakan sektor yang menjadi tulang punggung pertumbuhan ekonomi kita, yaitu UMKM dan ekonomi kreatif,” tutup Akbar.

Kami telah mendorong mereka untuk fokus pada ekspor, bekerja sama dengan Kementerian Perdagangan untuk mengarahkan generasi muda di sektor ini menuju tujuan tersebut (ekspor),” tambahnya.

Ketua Panitia Pelaksana sekaligus Bendahara Umum BPP HIPMI, Reynaldo Bryan, melanjutkan bahwa pihaknya percaya Indonesia dapat mencapai target-target yang berkaitan dengan pertumbuhan ekonomi dan visi Indonesia Emas 2045.

“Mandat Asta Cita dalam sektor ketahanan pangan, energi, ekonomi kreatif, dan ekonomi hijau memberikan keyakinan lebih bahwa negara kita mampu menciptakan kesetaraan dan mengembangkan sumber daya manusia menuju kemandirian yang sejati,” ungkap Reynaldo.


Baca Juga: OJK Dorong Peran Mahasiswa UMSU Sebagai Agen Inklusi Keuangan Di Masyarakat


Tag:


    Bagikan:

Penulis: Nora Jane


Berikan komentar
Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.