Qatar Airways, yang merupakan maskapai penerbangan terbesar secara global yang menyediakan akses internet berkecepatan tinggi Starlink di dalam pesawat, telah mencapai sebuah tonggak penting dengan pemasangan Starlink pada pesawat ke-30, sehingga lebih dari 50 persen armada Boeing 777-nya kini terhubung. Pencapaian ini terjadi empat bulan setelah maskapai tersebut meluncurkan penerbangan Boeing 777 pertama di dunia yang mendukung Starlink dan dua bulan setelah melebihi target awal 2024 untuk 12 pemasangan dengan melakukan upgrade pada 15 pesawat dengan konektivitas Starlink.
Qatar Airways telah berhasil melampaui kompetitornya dengan mempercepat peluncuran Starlink secara signifikan, mengurangi waktu instalasi per pesawat dari tiga atau dua hari menjadi hanya 9,5 jam, yang berarti pengurangan hampir tiga perempat dari jadwal awal.
Pada Web Summit Qatar 2025, CEO Qatar Airways Group, Engr. Badr Mohammed Al-Meer, menyampaikan: “Kami berkomitmen untuk memberikan konektivitas penerbangan terbaik kepada penumpang kami dengan kecepatan yang belum pernah ada sebelumnya. Dalam waktu empat bulan sejak kami meluncurkan penerbangan pertama di dunia yang dilengkapi dengan Starlink Boeing 777, kami telah berhasil menerapkan layanan inovatif ini pada 30 pesawat—jauh melampaui target awal kami. Ini mencerminkan efisiensi dan dedikasi luar biasa dari tim kami. Wi-Fi Starlink akan menjadi terobosan bagi penumpang kami yang akan segera menikmati konektivitas yang tidak terputus di lebih banyak rute.”
Qatar Airways berkomitmen untuk menyederhanakan proses yang kompleks dengan mengganti sistem yang ada dan mengimplementasikan sistem baru dengan kecepatan yang sangat tinggi, sambil tetap mematuhi standar keselamatan yang paling ketat—mencapai efisiensi yang melebihi proses instalasi yang umum. Dengan salah satu peluncuran Starlink yang tercepat dan paling ambisius dalam industri penerbangan, Qatar Airways kembali menetapkan tolok ukur baru untuk konektivitas di dalam pesawat, memastikan penumpang tetap terhubung di seluruh perjalanan mereka.
Baca Juga: Analisis Pemicu Bencana Di Sumut: Cuaca Ekstrem Dan Kerusakan Lingkungan
Tag:
Penulis: Seraphine Claire