TNI: Novi Diangkat Sebagai Direktur Utama Bulog Berdasarkan Nota Kesepahaman Dengan Badan Usaha Milik Negara

Senin, 10 Februari 2025

    Bagikan:
(ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha/nz/pri.)

Jajaran Mabes TNI menegaskan bahwa penunjukan Mayjen TNI Novi Helmy Prasetya sebagai Direktur Utama Perum Bulog dilakukan berdasarkan kesepakatan yang telah disetujui antara TNI dan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

"Penunjukan Mayjen TNI Novi Helmy sebagai Direktur Utama Bulog merupakan bagian dari kolaborasi strategis antara TNI dan BUMN yang berlandaskan pada Nota Kesepahaman (MoU) yang telah disepakati sebelumnya," ungkap Kepala Pusat Penerangan TNI, Mayor Jenderal TNI Hariyanto, saat memberikan keterangan kepada media pada hari Senin.

Namun, Hariyanto tidak merinci aspek-aspek kerja sama yang diatur dalam MoU antara TNI dan Kementerian BUMN.

Lebih lanjut, selain berdasarkan MoU, Novi Helmy dipilih sebagai Dirut Bulog karena dianggap memiliki pengalaman dalam pembinaan Babinsa serta jaringan yang luas.

Pengalaman tersebut dinilai dapat mempermudah Bulog dalam melaksanakan program ketahanan pangan nasional. Hal ini juga telah mendapatkan persetujuan dari Panglima TNI, Jenderal TNI Agus Subiyanto.

Panglima TNI telah memberikan persetujuan terhadap permohonan tersebut setelah mempertimbangkan berbagai aspek strategis serta potensi kontribusi yang dapat diberikan oleh Mayjen TNI Novi Helmy di Bulog, demikian disampaikan oleh Hariyanto.

Dengan penunjukan Novi Helmy sebagai Direktur Utama Perum Bulog, TNI berharap agar anggotanya dapat memberikan kontribusi yang lebih signifikan dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.

"TNI senantiasa mendukung kebijakan yang berfokus pada kepentingan nasional, termasuk dalam upaya menjaga ketahanan pangan sebagai bagian dari ketahanan nasional," tambahnya.

Sebagai informasi tambahan, Menteri BUMN Erick Thohir telah melakukan pergantian direksi Perum Bulog dengan menetapkan Mayor Jenderal TNI Novi Helmy Prasetya sebagai Direktur Utama.

Keputusan ini tercantum dalam Keputusan Menteri BUMN Nomor: SK-30/MBU/02/2025 yang dikeluarkan pada 7 Februari 2025. Sebelumnya, Mayor Jenderal TNI Novi Helmy Prasetya menjabat sebagai Asisten Teritorial Panglima TNI. Ia akan memulai masa jabatannya sebagai Direktur Utama bersamaan dengan Direktur Keuangan Hendra Susanto.

Selain perubahan pada Direksi, Jajaran Dewan Pengawas Perum Bulog juga mengalami perombakan sesuai dengan SK Nomor: SK-29/MBU/02/2025 yang dikeluarkan pada 7 Februari 2025, yang mengakhiri masa jabatan Wicipto Setiadi sebagai Dewan Pengawas dan digantikan oleh Verdianto Iskandar Bitticaca, seorang Purnawirawan Polri yang terakhir menjabat sebagai Asisten Utama Kapolri Bidang Operasi.


Baca Juga: Analisis Pemicu Bencana Di Sumut: Cuaca Ekstrem Dan Kerusakan Lingkungan


Tag:


    Bagikan:

Penulis: Seraphine Claire


Berikan komentar
Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.