Pegadaian Sebagai Pionir Dalam Bisnis Emas Di Indonesia, Apa Proyeksi Investasi Emas Pada Tahun 2025?

Selasa, 14 Januari 2025

    Bagikan:
(Dok/Pegadaian)

Pegadaian telah resmi memperoleh izin untuk melaksanakan kegiatan usaha bulion yang dikeluarkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), melalui surat Persetujuan Penyelenggaraan Kegiatan Usaha Bulion PT Pegadaian dengan nomor S-325/PL.02/2024. Dengan adanya surat tersebut, Pegadaian berhak untuk menjalankan berbagai kegiatan usaha bulion, termasuk Deposito Emas, Pinjaman Modal Kerja Emas, Jasa Titipan Emas Korporasi, serta Perdagangan Emas.

Pegadaian dianggap memiliki infrastruktur yang memadai untuk berfungsi sebagai lembaga penyaluran bulion, mulai dari penyimpanan agunan gadai yang 90% terdiri dari emas, ruang penyimpanan emas dengan standar internasional terbesar di Indonesia, hingga beragam produk emas Pegadaian yang semakin memperkaya ekosistem emas tersebut.

Keberadaan bulion diharapkan dapat mempermudah masyarakat dalam memiliki investasi emas, terutama karena investasi emas dianggap sangat menguntungkan dan menjanjikan, khususnya di tahun 2024. Tidak hanya bagi orang dewasa, saat ini emas juga menjadi salah satu instrumen investasi yang diminati oleh kalangan anak muda.

“Tabungan Emas Pegadaian merupakan salah satu produk yang banyak diminati oleh berbagai lapisan masyarakat. Hal ini dikarenakan, hanya dengan menggunakan smartphone, masyarakat dapat memiliki investasi emas dengan mudah. Tidak perlu mengeluarkan biaya besar, Tabungan Emas Pegadaian dapat dimiliki dengan hanya Rp 10 ribu,” ungkap Sekretaris Perusahaan PT Pegadaian Dwi Hadi Atmaka.

Dwi Hadi Atmaka juga menambahkan bahwa secara historis, harga emas terus menunjukkan tren peningkatan, meskipun di tengah kondisi geopolitik dan gejolak ekonomi global, bahkan emas menjadi komoditas yang paling bersinar dibandingkan dengan produk komoditas lainnya.

Sebagai ilustrasi, pada tanggal 18 September 2023, harga emas per gram tercatat sebesar Rp 939.919. Namun, pada periode yang sama di tahun 2024, harga emas mengalami peningkatan menjadi Rp 1.012.746 per gram. Dengan demikian, keuntungan dari investasi emas dalam satu tahun mencapai 7,75%, ungkap Aat.

Merefleksikan pergerakan harga emas di tahun 2024, banyak pihak yang memperkirakan bahwa harga emas di tahun 2025 akan terus meningkat. Salah satu lembaga keuangan asal Amerika Serikat, J.P. Morgan, memproyeksikan bahwa harga emas pada tahun 2025 akan mengalami kenaikan. Proyeksi ini didorong oleh beberapa faktor yang mendukung.

Salah satu faktor tersebut adalah harapan akan adanya pemotongan suku bunga tambahan dari berbagai bank sentral, khususnya The Fed (Federal Reserve Amerika Serikat). Selain itu, adanya peningkatan arus masuk ke dalam dana yang diperdagangkan di bursa juga berkontribusi pada proyeksi kenaikan harga emas di tahun 2025. Selain itu, data yang menunjukkan kenaikan harga emas lebih dari 27% atau setara dengan US$ 570 per troy ons sepanjang tahun 2024 juga berperan dalam prediksi ini.

Dengan demikian, apakah Anda akan mulai mempertimbangkan untuk berinvestasi dalam emas? Atau mungkin Anda sudah memulainya dan berencana untuk menambah portofolio aset emas Anda demi masa depan? Mari kita mulai dari sekarang untuk merencanakan masa depan yang lebih cerah dengan investasi emas, tanpa rasa khawatir.


Baca Juga: Analisis Pemicu Bencana Di Sumut: Cuaca Ekstrem Dan Kerusakan Lingkungan


Tag:


    Bagikan:

Penulis: Seraphine Claire


Berikan komentar
Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.