Kementerian Perhubungan Mengapresiasi Survei Pustral UGM Yang Menunjukkan Kepuasan Masyarakat Terhadap Transportasi Nataru 2024/2025

Senin, 13 Januari 2025

    Bagikan:
(Dok/BKIP Kemenhub)

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memberikan penghargaan atas hasil survei yang dilakukan oleh Pusat Studi Transportasi dan Logistik (Pustral) Universitas Gadjah Mada (UGM). Survei ini bertujuan untuk mengukur tingkat kepuasan masyarakat terhadap penyelenggaraan transportasi selama libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru 2024/2025), yang diumumkan pada hari Jumat (10/1). Temuan dari survei ini menjadi referensi penting bagi Kemenhub dalam upaya meningkatkan layanan transportasi.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyatakan rasa terima kasihnya atas kolaborasi yang solid antara pemerintah, penyelenggara layanan transportasi, dan kalangan akademisi dalam mendukung kelancaran angkutan Nataru.

“Kami sangat menghargai hasil survei ini sebagai dasar evaluasi untuk meningkatkan pelayanan transportasi di masa mendatang. Tingkat kepuasan yang tinggi menunjukkan bahwa kebijakan dan program yang diterapkan selama Nataru telah berjalan dengan baik,” kata Menhub Dudy di Jakarta, Sabtu (11/1).

Survei ini mencerminkan pandangan masyarakat terhadap berbagai kebijakan yang telah diterapkan untuk memastikan kelancaran, keamanan, dan kenyamanan perjalanan selama periode libur Nataru. Dengan melibatkan 5.804 responden yang tersebar di tujuh provinsi dan berbagai titik transportasi utama, hasil survei menunjukkan bahwa 86% responden merasa Puas dan Sangat Puas terhadap layanan transportasi selama Nataru 2024/2025. Indeks Kepuasan Pengguna Transportasi mencapai 4,39 dari skala 5 atau 88,28%, yang termasuk dalam kategori Sangat Puas.

Walaupun tingkat kepuasan masyarakat tergolong tinggi, Menhub Dudy tetap memperhatikan beberapa isu yang teridentifikasi dalam survei ini. Menhub berkomitmen untuk melakukan evaluasi dan perbaikan pada aspek-aspek tersebut demi memastikan pengalaman perjalanan yang lebih baik bagi masyarakat di masa depan. "Namun, kami juga memperhatikan berbagai aspek yang masih perlu diperbaiki untuk meningkatkan kualitas layanan transportasi bagi masyarakat,” jelas Menhub.

Hasil survei menunjukkan bahwa aspek keamanan pada sarana transportasi umum mendapatkan skor tertinggi sebesar 4,6 dari 5, yang setara dengan 92,31%. Dalam hal moda transportasi, kereta api meraih indeks kepuasan tertinggi dengan nilai 4,6 atau 92,59%.

Selain mengevaluasi kualitas layanan transportasi, survei ini juga menilai pandangan masyarakat terhadap kebijakan pemerintah selama periode Nataru 2024/2025. Hasilnya mengindikasikan bahwa 89,7% responden mendukung kebijakan pemerintah, termasuk program mudik gratis dan penurunan harga tiket pesawat. Dukungan ini menjadi motivasi bagi Kementerian Perhubungan untuk terus meningkatkan dan mengembangkan kebijakan yang menguntungkan masyarakat.

Kementerian Perhubungan, bersama dengan berbagai pemangku kepentingan, telah melaksanakan sejumlah kebijakan strategis untuk mengakomodasi peningkatan mobilitas masyarakat selama Angkutan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025. Kebijakan tersebut mencakup: Program Mudik Gratis untuk moda transportasi laut dan angkutan motor; penurunan harga tiket pesawat domestik sebesar 10%; pengelolaan lalu lintas di jalan tol dan non-tol melalui skema one way, contra flow, manajemen rest area, serta pembatasan operasional angkutan barang; dan optimalisasi layanan angkutan umum, termasuk inovasi layanan di moda kereta api yang mendapatkan apresiasi tinggi dari pengguna.

"Kami akan terus berinovasi dan berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk meningkatkan kualitas layanan transportasi, tidak hanya pada periode Nataru, tetapi juga pada momen-momen mudik lainnya, termasuk angkutan Lebaran 2025 mendatang. Evaluasi terhadap hasil survei layanan yang masih perlu ditingkatkan akan menjadi prioritas perbaikan ke depan," ungkap Menhub.

Menhub Dudy juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah berkontribusi dalam kesuksesan angkutan Nataru 2024/2025 serta kepada para pemangku kepentingan yang telah bekerja sama dalam menyediakan layanan transportasi yang aman, selamat, dan nyaman.


Baca Juga: Analisis Pemicu Bencana Di Sumut: Cuaca Ekstrem Dan Kerusakan Lingkungan


Tag:


    Bagikan:

Penulis: Seraphine Claire


Berikan komentar
Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.