HUT AEI Yang Ke-36: Kolaborasi Emiten Dalam Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Yang Berkelanjutan

Senin, 16 Desember 2024

    Bagikan:
(Dok/Asosiasi Emiten Indonesia (AEI))

Asosiasi Emiten Indonesia (AEI) merayakan ulang tahun yang ke-36 dengan mengusung tema "Sinergi Emiten dalam Membangun Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan". Dalam upaya pemerintah untuk mencapai pertumbuhan ekonomi antara 7-8% dalam beberapa tahun ke depan, emiten-emiten di pasar modal menghadapi berbagai tantangan, termasuk ketidakpastian geopolitik global dan potensi resesi dunia. Dalam situasi ini, kerjasama dan sinergi di antara pelaku ekonomi menjadi sangat penting untuk menciptakan nilai tambah yang signifikan bagi perekonomian nasional, sambil tetap berpegang pada prinsip keberlanjutan. Dengan jumlah anggota yang telah mencapai 665 emiten dan terus bertambah, AEI optimis dapat berperan sebagai penggerak kolaborasi antar emiten serta mitra strategis bagi para pemangku kebijakan dalam upaya mengoptimalkan pertumbuhan ekonomi.

Sepanjang tahun 2024, AEI telah menyelenggarakan 33 kegiatan workshop, pelatihan, dan edukasi yang diikuti oleh lebih dari 5.712 peserta. Selain itu, AEI juga telah memperluas kerjasama strategis dengan mitra-mitra baru untuk mendukung peningkatan kapasitas emiten dan para profesional yang terlibat. AEI juga menyediakan layanan konsultasi kepada anggotanya melalui Klinik Hukum dan Perpajakan. Sepanjang tahun ini, klinik tersebut telah menangani lebih dari 233 pertanyaan dan diskusi yang dijawab oleh para profesional dari berbagai komite di AEI. AEI juga terus mendukung peningkatan eksposur emiten anggota melalui berbagai aktivasi digital, termasuk podcast seperti Bincang Emiten, Cari Tau, dan Indonesia MoneyVibes, serta optimalisasi saluran media sosial yang dikelola oleh AEI.

Puncak perayaan HUT ke-36 AEI ditandai dengan beberapa agenda penting, antara lain:

1. Peluncuran Platform Keanggotaan AEI yang Terbaru  

Sebagai bagian dari rencana digitalisasi, platform ini akan berfungsi sebagai solusi terpadu bagi seluruh anggota AEI untuk memantau aktivitas keanggotaan, administrasi, serta partisipasi dalam kegiatan pengembangan emiten seperti workshop dan pelatihan. Implementasi penuh platform ini direncanakan akan dimulai pada tahun 2025.

2. Penandatanganan Kerja Sama dengan Mitra Kolaborasi AEI  

Kerja sama ini bertujuan untuk mendukung pengembangan kapasitas emiten dan peningkatan tata kelola perusahaan yang lebih baik. Terdapat 12 mitra strategis yang akan berkolaborasi, di antaranya PEFINDO, IDX STI, KNKG, GRI, ACEXI, MVGX, BATS Consulting, BRI Danareksa Sekuritas, CORIS, MCorp, SB IPB, dan Share Investor.

3. Diskusi Global Outlook  

Diskusi ini menghadirkan tiga narasumber dari latar belakang yang berbeda, yaitu Chief Economist BRI Danareksa Sekuritas, Ekonom INDEF, dan Wakil Ketua South East Asia serta Kepala Indonesia Jefferies. Pembicaraan ini akan membahas tantangan dan peluang ekonomi global di masa mendatang, serta dampaknya bagi emiten-emiten di pasar modal Indonesia.

4. Program Listed Co Goes To Campus (LCGTC)  

Pada awal tahun 2025, sebagai bagian dari perayaan HUT ke-36, AEI akan meluncurkan program LCGTC di berbagai universitas untuk mendukung literasi pasar modal dan memperkenalkan emiten serta operasional bisnis mereka kepada calon investor muda sejak di kampus. Program ini bertujuan untuk memperdalam pemahaman pasar dan sejalan dengan kampanye Gencarkan dan Aku Investor Saham yang diinisiasi oleh OJK dan IDX.

Ketua Umum AEI Armand Wahyudi Hartono menyatakan, “Kami yakin bahwa sinergi dan kolaborasi yang kuat akan terus mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di Indonesia. Saat ini, jumlah investor pasar modal di Indonesia telah mencapai lebih dari 14 juta, dan sebagai perusahaan publik yang menjadi sarana investasi bagi masyarakat luas, emiten memiliki tanggung jawab untuk memberikan pengetahuan yang lebih mendalam mengenai hal ini.”

Kami mengucapkan terima kasih kepada semua emiten anggota dan mitra strategis yang telah memberikan dukungan terhadap acara HUT ke-36 ini serta berkontribusi dalam pengembangan AEI di masa mendatang, tutupnya.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Investment Banking Capital Market BRI Danareksa Sekuritas (BRIDS) Kevin Praharyawan, sebagai salah satu Mitra Kolaborasi AEI, menyatakan bahwa BRIDS berkomitmen untuk mendukung dan memfasilitasi AEI serta anggota emiten dalam meningkatkan kapasitas emiten guna memperbaiki kualitas dan tata kelola perusahaan.

“Sebagai bagian dari upaya menciptakan ekosistem yang mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan, khususnya di pasar modal Indonesia, kami berkomitmen untuk mendukung AEI dan emiten melalui berbagai inisiatif, termasuk memberikan Market Outlook yang mencakup prospek pasar modal, tren ekonomi global, serta analisis sektor-sektor yang berpotensi di tahun 2025. Hal ini bertujuan untuk memberikan wawasan kepada para emiten dan investor agar dapat membuat keputusan investasi yang lebih baik. Selain itu, kami juga akan membantu emiten dalam pemasaran produk dan informasi kepada para investor pasar modal, serta bentuk dukungan lainnya yang dapat memperkuat komunitas emiten di Indonesia,” tambah Kevin.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) per Oktober 2024, BRIDS tercatat sebagai salah satu Perusahaan Sekuritas yang paling aktif dalam layanan penjaminan emisi di Indonesia, menempati posisi ketiga dalam league table penjaminan emisi obligasi dengan pangsa pasar 11% dan masuk dalam 10 besar untuk league table penjaminan emisi efek dengan pangsa pasar 7%. Hal ini menunjukkan komitmen BRIDS dalam mendukung aksi korporasi perusahaan, baik emiten maupun non-emiten, untuk terus berperan aktif dalam pengembangan pasar modal Indonesia.


Baca Juga: Analisis Pemicu Bencana Di Sumut: Cuaca Ekstrem Dan Kerusakan Lingkungan


Tag:


    Bagikan:

Penulis: Seraphine Claire


Berikan komentar
Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.