Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan menyatakan bahwa Trade Expo Indonesia telah mencapai kemajuan yang signifikan dalam kontribusinya terhadap pertumbuhan ekonomi menuju Indonesia yang lebih maju.
Zulkifli Hasan menjelaskan bahwa pada tahun 2014, saat penyelenggaraan pertama di JIExpo Kemayoran di bawah pemerintahan Presiden Joko Widodo, Trade Expo Indonesia berhasil mencatatkan transaksi sebesar 1,42 miliar dolar AS. Sementara itu, pada tahun lalu, total transaksi Trade Expo Indonesia mencapai 30,5 miliar dolar AS.
"Dengan dukungan dari semua pemangku kepentingan, terutama Presiden Joko Widodo, Trade Expo Indonesia telah menunjukkan kemajuan yang signifikan dalam mendukung pertumbuhan ekonomi menuju Indonesia yang lebih maju," ungkapnya dalam acara pembukaan Trade Expo Indonesia 2024 di Tangerang, Banten, pada hari Rabu.
Pada tahun ini, Trade Expo Indonesia lebih terfokus dan komprehensif dalam meningkatkan citra produk Indonesia yang lebih inovatif dan spesifik melalui tiga zona. Zona pertama adalah makanan, minuman, dan pertanian. Zona kedua mencakup manufaktur, sedangkan zona ketiga meliputi home living, fashion, dan layanan.
Tahun ini menjadi momen yang istimewa karena kami menjalin kerja sama dengan Kementerian Agama untuk menghadirkan paviliun halal. Hal ini didasarkan pada laporan dari atase perdagangan yang menyatakan bahwa Thailand saat ini gencar mempromosikan hub halal, ujar Zulkifli Hasan.
Selain pameran, akan ada berbagai program pendukung seperti business matching yang bertujuan untuk mempertemukan eksibitor dengan pembeli dari luar negeri guna menjalin kontak dan kontrak dagang.
Selanjutnya, terdapat business counseling, yaitu konsultasi langsung antara pelaku usaha dan perwakilan perdagangan, serta seminar internasional yang bertujuan untuk memberikan informasi seluas-luasnya kepada pelaku usaha dalam memanfaatkan peluang bisnis internasional.
Sebagai bentuk penghargaan dan motivasi bagi pelaku usaha ekspor, Trade Expo Indonesia akan memberikan penghargaan Primaniyarta kepada eksportir terbaik serta kepada kepala daerah yang terus berupaya meningkatkan nilai ekspornya.
"Kami juga akan memberikan penghargaan Primaduta kepada pembeli yang setia menjadi mitra ekspor Indonesia," tambah Zulkifli Hasan.
Trade Expo Indonesia tahun ini menunjukkan antusiasme yang sangat tinggi dari para eksportir, terbukti dengan jumlah stan yang telah diisi oleh para pelaku ekspor yang mencapai 1.460 hingga pagi hari ini, Rabu (9/10).
Pagi ini, tercatat sekitar 7.000 pembeli dari luar negeri yang telah mendaftar, dan biasanya jumlah tersebut dapat mencapai 30.000 orang pada akhir pameran, ungkap Zulkifli Hasan.
Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan menyatakan keyakinannya bahwa transaksi pada Trade Expo Indonesia (TEI) ke-39 yang akan berlangsung dari 9 hingga 12 Oktober 2024 dapat mencapai 15 miliar dolar AS.
TEI 2024 mengusung tema "Membangun Koneksi Kuat dengan yang Terbaik dari Indonesia" dan akan menampilkan berbagai produk Indonesia dalam tiga zona, yaitu produk makanan dan minuman serta pertanian, produk manufaktur, dan perlengkapan rumah.
Selain itu, Kementerian Perdagangan juga akan menyelenggarakan Jakarta Muslim Fashion Week 2025, sebagai langkah untuk menjadikan Indonesia sebagai pusat industri halal dan kiblat bagi industri fesyen.
Baca Juga: OJK Dorong Peran Mahasiswa UMSU Sebagai Agen Inklusi Keuangan Di Masyarakat
Tag:
Penulis: Nora Jane