UMK Yang Dibina Oleh Pelindo Berhasil Memasuki Pasar Jepang Melalui Acara Tokyo Gift Show

Sabtu, 07 September 2024

    Bagikan:
(Gambar: ANTARA/HO-Pelindo)

Usaha Mikro dan Kecil (UMK) yang dibina oleh PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo telah berhasil memasuki pasar internasional di Jepang melalui partisipasinya dalam Tokyo Gift Show 2024. 

Kepala Departemen Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pelindo, Febrianto Zenny, menyampaikan melalui pernyataan yang diterima di Jakarta pada hari Sabtu bahwa pencapaian ini sejalan dengan inisiatif ekspor Pelindo yang bertujuan untuk mempromosikan produk UMK ke pasar global.

"Kehadiran beberapa UMK di Tokyo Gift Show 2024 memberikan peluang langsung untuk memperluas jangkauan pasar mereka. Ini sejalan dengan program pengembangan UMK Pelindo, yaitu inisiatif ekspor. Oleh karena itu, kami mendukung House of Handicraft in Tokyo (HHT) dalam menyukseskan pameran UMK Indonesia di acara bergengsi ini," kata Febrianto.

Pelindo juga telah memfasilitasi dua UMK binaannya untuk berpartisipasi dalam pameran tersebut melalui House of Handicraft in Tokyo, yang berperan sebagai penyelenggara booth UMK Indonesia selama pameran.

Emma Little Things, salah satu usaha mikro dan kecil yang berpartisipasi dalam program gedor ekspor Pelindo, berhasil mencatat penjualan 40 produk kerajinan dengan total nilai lebih dari Rp50 juta kepada pembeli asal Jepang di Tokyo Gift Show 2024.

Usaha ini, yang dikelola oleh Yellia Fatma Amriwas, juga menerima pesanan tambahan untuk 20 produk dari pembeli Jepang. Sebelumnya, usaha ini telah menarik perhatian tiga calon pembeli potensial yang meminta pembuatan sampel.

"Salah satu pembeli meminta saya untuk mengganti jenis kulit pada tas agar sesuai dengan preferensi pasar Jepang, yang lebih menyukai tekstur kulit yang kasar," jelasnya.

Di samping itu, terdapat calon pembeli lain yang berencana untuk memesan hingga 500 produk tambahan.

"Alhamdulillah, saya mendapatkan pembeli yang cepat mengambil keputusan tanpa banyak tawar-menawar. Mereka sudah memahami kualitas produk Indonesia, sehingga langsung memilih yang diinginkan," ujar Yellia.

Tokyo Gift Show dihadiri oleh lebih dari 350.000 pengunjung setiap harinya. Pameran ini menjadi platform strategis bagi UMK Indonesia untuk memperluas jaringan dan menjangkau pasar internasional.

Pameran yang diselenggarakan selama tiga hari, dari tanggal 4 hingga 6 September 2024, menampilkan berbagai produk kerajinan dari Indonesia. Sebanyak 12 Usaha Mikro dan Kecil (UMK) dari Indonesia akan ditempatkan di area khusus yang dikelola oleh House of Handicraft di Tokyo.

Kegiatan pameran ini merupakan bagian dari pelaksanaan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pelindo, yang berfokus pada pemberdayaan UMK untuk meningkatkan kapasitas dan daya saing mereka di pasar internasional.

Sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak di sektor kepelabuhanan, Pelindo memiliki tanggung jawab utama untuk meningkatkan efisiensi logistik nasional.

"Namun, kami juga memiliki mandat untuk memajukan UMK sebagai bagian dari upaya untuk mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia. Melalui tiga tahap program, yaitu maritimepreneur, UMK akselerator, dan gedor ekspor, kami berharap UMK di tanah air dapat berkembang dan bersaing di pasar global," ungkap Febrianto.


Baca Juga: OJK Dorong Peran Mahasiswa UMSU Sebagai Agen Inklusi Keuangan Di Masyarakat


Tag:


    Bagikan:

Penulis: Nora Jane


Berikan komentar
Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.