Mobil yang diduga sebagai Baic BJ30 hybrid telah tertangkap kamera saat diuji coba di jalanan Jakarta, beberapa waktu yang lalu.
Mobil berjenis SUV ini masih tertutup kamuflase, dengan stiker yang menyerupai motif batik, serta terdapat bendera merah putih di beberapa bagiannya.
Jika diperhatikan dengan seksama, bagian eksterior seperti bentuk grill dan lampu depan, tampak mirip dengan Baic BJ30 hybrid yang sudah ada di China. Begitu pula dengan pelek, yang identik dengan kendaraan ramah lingkungan asal Tiongkok tersebut.
Baic BJ30 hybrid sendiri dikabarkan akan diluncurkan pada acara Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025. Pihak Baic belum memberikan detail yang jelas mengenai peluncuran BJ30 hybrid, namun informasi yang beredar menyebutkan bahwa ini adalah sebuah model baru hybrid.
"Pada GIIAS mendatang, kami akan mempersembahkan jajaran SUV hybrid dengan teknologi terbaru yang memiliki jangkauan lebih dari 1.000 kilometer dalam satu pengisian bahan bakar," ungkap Kepala Humas, Pelatihan Penjualan, dan Homologasi BAIC Indonesia, Fedy Dwi Parileksono, yang dikutip dari Antara, Selasa (1/7/2025).
Di samping itu, adanya stiker bendera Indonesia pada kendaraan tersebut juga memunculkan spekulasi bahwa BJ30 hybrid akan diproduksi secara lokal. BAIC sebelumnya mengumumkan pada awal Juni bahwa mereka akan memproduksi BJ40 Plus secara lokal di pabrik milik PT Handal Indonesia Motor (HIM) yang terletak di Purwakarta, Jawa Barat.
Berdasarkan informasi dari situs resmi perusahaan, Baic BJ30 hybrid dilengkapi dengan mesin bensin berkode A156T2H-H1.
Mesin ini memiliki kapasitas 1.498 cc, yang telah terintegrasi dengan baterai dan motor listrik, serta mampu menghasilkan tenaga maksimum mencapai 402 dk dan torsi gabungan sebesar 680 Nm."
Harga Baic BJ40 Plus mengalami penurunan drastis setelah diproduksi secara lokal.
Baic Indonesia secara resmi meluncurkan BJ40 Plus yang dirakit di dalam negeri, dengan proses produksinya dilakukan di pabrik milik PT Handal Indonesia Motor (HIM) yang terletak di Purwakarta, Jawa Barat.
Peluncuran pertama Baic BJ40 Plus yang diproduksi secara lokal ini tidak hanya sekadar menambah varian baru bagi konsumen di Indonesia, tetapi juga merupakan bukti nyata dari komitmen yang kuat dari merek asal Tiongkok ini untuk berinvestasi dan mendukung perkembangan industri otomotif di tanah air.
Inisiatif strategis ini sejalan dengan langkah-langkah kehadiran merek Baic di Indonesia, yang mendapatkan dukungan penuh dari pihak prinsipal BAIC yang berada di Beijing, China.
Dhani Yahya, Chief Operating Officer Baic Indonesia, menyatakan bahwa merakit Baic BJ40 Plus secara lokal adalah langkah awal dari keseriusan perusahaan untuk hadir dan berkembang di pasar Indonesia.
"Kami telah mengirimkan tujuh orang tenaga ahli dari PT JDI dan mitra kami dari PT. HIM untuk mempelajari dan menganalisis proses perakitan Baic BJ40 Plus ini langsung di pabrik yang terletak di kawasan industri perakitan khusus kendaraan off-road di Beijing, China selama dua minggu beberapa waktu lalu," tegas Dhani dalam keterangan resmi pada hari Selasa (3/6/2025).
Setelah diproduksi secara lokal, harga Baic BJ40 Plus mengalami penurunan hampir Rp 100 juta. Kini, Baic BJ40 Plus rakitan lokal dijual dengan harga Rp 698 juta (on the road Jakarta). Sementara itu, saat masih berstatus completely built up (CBU), BAIC BJ40 Plus dijual dengan harga Rp 790 juta.
Baca Juga: Wuling Darion Bukti Komitmen Investasi Dan Inovasi Teknologi Hijau Di Indonesia
Tag:
Penulis: Maya Kirana