Bisnis Otomotif Yang Kuat, MPMX Membagikan Dividen Sebesar Rp525,6 Miliar

Selasa, 03 Juni 2025

    Bagikan:
(ANTARA/HO-MPMX)

Perusahaan konsumer otomotif dan penyedia jasa transportasi PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX) telah membagikan dividen sebesar Rp525,6 miliar sebagai wujud soliditas bisnis otomotif mereka selama tahun 2024.

"Kepercayaan dari pemegang saham merupakan dasar keberlanjutan kami. Keputusan untuk membagikan dividen ini mencerminkan komitmen kami dalam memberikan nilai yang berkelanjutan kepada para pemegang saham, serta menunjukkan keyakinan terhadap prospek jangka panjang Perseroan," ujar Group Chief Executive Officer MPMX, Suwito Mawarwati, dalam siaran pers yang disampaikan di Jakarta pada hari Selasa.

Sepanjang tahun 2024, Perseroan berhasil mencatatkan kinerja keuangan yang kuat meskipun dihadapkan pada tantangan makroekonomi dan dinamika dalam industri otomotif.

Untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2024, Perseroan melaporkan pertumbuhan pendapatan sebesar 13,8 persen (year on year/YoY) yang mencapai Rp15,8 triliun, serta mencatatkan laba bersih (NPAT) sebesar Rp582 miliar. Angka ini merupakan 109 persen dari target yang telah ditetapkan di awal tahun.

Dividen akhir untuk tahun buku 2024 ditetapkan sebesar Rp120 per saham, dengan total jumlah mencapai Rp525.578.842.920. Angka tersebut setara dengan dividend yield sebesar 11 persen terhadap harga saham perusahaan pada penutupan hari Senin (26/5).

"MPMX akan terus berfokus pada penguatan fundamental bisnis dan berkomitmen untuk menjaga momentum pertumbuhan sambil terus memberikan imbal hasil yang optimal, serta menciptakan pertumbuhan yang berkelanjutan," ujar Suwito.

Untuk semester kedua tahun ini, MPMX berfokus pada pemeliharaan stabilitas bisnis di tengah tantangan ekonomi makro yang dihadapi selama kuartal I 2025.

"Kami akan terus berupaya memperkuat pengelolaan biaya, menjaga likuiditas, dan memastikan setiap lini bisnis memberikan kontribusi yang optimal terhadap kinerja MPMX di masa mendatang. Dengan langkah-langkah strategis yang terus dilakukan, MPMX tetap optimis dalam menghadapi tantangan pasar di kuartal-kuartal yang akan datang," kata Beatrice Kartika, Group CFO MPMX.

Kinerja awal tahun 2025 dipengaruhi oleh beberapa tantangan eksternal, termasuk penurunan kinerja pasar sepeda motor nasional yang memberikan tekanan pada segmen distribusi. Segmen asuransi juga terpengaruh oleh penurunan kontribusi dari produk kendaraan bermotor, sementara segmen transportasi menghadapi penurunan akibat penghentian kontrak dan proyek yang telah selesai serta turunnya margin penjualan mobil bekas.

Pada segmen bisnis distribusi dan ritel kendaraan roda dua, pendapatan mengalami pertumbuhan sebesar 3 persen YoY menjadi Rp3,934 miliar selama kuartal I 2025, yang didorong oleh penjualan sepeda motor serta segmen purnajual.

Sementara itu, MPMMotor mencatat pertumbuhan sebesar 7 persen YoY, didukung oleh volume penjualan yang stabil serta kenaikan harga jual rata-rata.

Di segmen purnajual, pendapatan distributor meningkat sebesar 3 persen YoY, sedangkan pendapatan ritel tumbuh sebesar 34 persen YoY, didorong oleh peningkatan pendapatan dari penjualan suku cadang dan layanan servis.

Segmen bisnis asuransi MPMInsurance menghadapi tantangan di kuartal I 2025 dengan penurunan pendapatan premi bersih sebesar 6 persen YoY menjadi Rp67 miliar, yang dipengaruhi oleh kinerja leasing untuk produk kendaraan bermotor yang lebih lemah.

Dalam bisnis penyewaan kendaraan, MPMRent mengalami pertumbuhan pendapatan sebesar 5 persen YoY berkat peningkatan penjualan mobil bekas melalui AUKSI yang meningkat sebesar 11 persen YoY, didorong oleh kendaraan komersial, meskipun margin tercatat lebih rendah 11 persen YoY.

Kombinasi pendapatan dari sewa kendaraan dan pengemudi mengalami penurunan sebesar 0,1 persen YoY, sebagai dampak dari efisiensi biaya di beberapa sektor industri.


Baca Juga: Wuling Darion Bukti Komitmen Investasi Dan Inovasi Teknologi Hijau Di Indonesia


Tag:


    Bagikan:

Penulis: Maya Kirana


Berikan komentar
Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.