Menghadiri Pertemuan Tiongkok-RI, Yadea Berkomitmen Untuk Memberikan Solusi Mobilitas Yang Ramah Lingkungan

Rabu, 28 Mei 2025

    Bagikan:
(ANTARA/HO/Yadea)

Pada pertemuan bisnis antara Tiongkok dan Indonesia yang dihadiri oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dan Perdana Menteri Li Qiang, pada hari Sabtu (24/5) di Jakarta, juga hadir perwakilan dari industri global, termasuk produsen sepeda motor listrik Yadea.

Menurut rilis pers yang diterbitkan pada hari Selasa, dalam pertemuan tersebut, Yadea berkomitmen untuk mengandalkan tingkat manufaktur cerdas guna memberikan dorongan baru dalam pengembangan modernisasi industri, khususnya di sektor kendaraan listrik.

Melalui kerja sama industri dan komersial antara Tiongkok dan Indonesia, Yadea juga bertekad untuk melanjutkan visinya sebagai kekuatan penting dalam solusi mobilitas berkelanjutan yang ramah lingkungan.

Sebagai pemimpin industri kendaraan listrik roda dua di Tiongkok, Yadea mendorong kebijakan nasional dengan langkah-langkah strategis menuju internasionalisasi.

Bisnis Yadea telah mencakup 100 negara di seluruh dunia dan telah mendirikan 10 basis produksi serta pusat penelitian dan pengembangan di Indonesia, Vietnam, dan negara-negara lainnya.

Ketua Yadea Technology Group, Dong Jinggui, turut hadir bersama berbagai perwakilan bisnis dari kedua negara, termasuk CITIC Group, China Huadian, SAIC, dan Huawei.

Pertemuan yang juga disertai dengan jamuan makan malam ini bertujuan untuk membahas kerja sama strategis tingkat tinggi dan menyeluruh antara Tiongkok dan Indonesia, yang diproyeksikan menjadi tonggak penting dalam kerja sama ekonomi dan perdagangan antara kedua negara.

Tahun ini menandai peringatan 75 tahun terjalinnya hubungan diplomatik antara Tiongkok dan Indonesia. Kedua negara juga memiliki visi yang sama, yaitu membangun koridor ekonomi hijau.

Dong Jinggui menyatakan bahwa Yadea secara aktif membantu pengembangan dan peningkatan industri energi baru di Indonesia, serta berkontribusi dalam memperdalam kerja sama tingkat tinggi antara Tiongkok dSebagai perusahaan kendaraan listrik terkemuka di dunia yang berasal dari China, Yadea mengadopsi konsep pembangunan berkelanjutan dan berkontribusi pada siklus rendah karbon. Sampai saat ini, perusahaan ini telah berhasil mengurangi emisi karbon lebih dari 63,5 miliar kilogram, yang sejalan dengan kebutuhan pemerintah Indonesia," ujarnya.

Dari proses manufaktur cerdas di Tiongkok hingga produk-produk yang tersebar di seluruh dunia, Dong Jinggui menyatakan bahwa Yadea aktif terlibat dalam kerjasama ekonomi dan perdagangan global.

"Pemerintah Indonesia sangat memperhatikan pengembangan industri kendaraan roda dua listrik. Kami berkomitmen untuk memberikan pengalaman berkendara yang luar biasa kepada pengguna dan menjadi pemain utama dalam mendorong transisi energi hijau di Indonesia," kata Dong Jinggui.an Indonesia.


Baca Juga: Wuling Darion Bukti Komitmen Investasi Dan Inovasi Teknologi Hijau Di Indonesia


Tag:


    Bagikan:

Penulis: Maya Kirana


Berikan komentar
Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.