Penjualan Chery Meningkat 93 Persen Di Tengah Lesunya Pasar Mobil Indonesia, Berikut Alasannya

Rabu, 16 Oktober 2024

    Bagikan:

Chery menunjukkan kinerja penjualan yang kontras dengan situasi pasar otomotif di Indonesia. Sementara pasar mobil nasional mengalami penurunan, penjualan Chery justru mengalami lonjakan yang signifikan.

Berdasarkan data dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), Chery berhasil mencatatkan penjualan ritel (dari diler ke konsumen) sebanyak 5.969 unit pada periode Januari hingga September 2024.

Angka penjualan Chery tersebut meningkat sebesar 93,4 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu (year on year/yoy).

Sementara itu, pasar mobil Indonesia selama sembilan bulan pertama tahun 2024 mengalami penurunan sebesar 11,9 persen yoy, dari 746.246 unit menjadi 657.223 unit.

Menurut Zeng Shuo, Asisten Direktur Utama PT Chery Motor Indonesia (CMI), pencapaian tersebut diperoleh berkat tiga faktor utama. Faktor pertama adalah peningkatan jumlah diler yang telah meningkat dua kali lipat dibandingkan tahun lalu.

“Dibandingkan dengan tahun lalu, jumlah diler kami yang awalnya sekitar 20 outlet kini telah berkembang menjadi lebih dari 40 diler. Tahun lalu kami lebih fokus pada kota-kota besar, sedangkan tahun ini kami telah membuka diler hingga Samarinda, Banjarmasin, dan Pontianak. Selain itu, akan ada satu lokasi yang akan selesai tahun ini di Jayapura,” jelasnya setelah konferensi pers ‘Go Green Fund’ pada hari Senin (14/10/2024) di Jakarta.

Zeng Shuo menambahkan bahwa Chery masih memiliki ‘pekerjaan rumah’ untuk membuka sekitar 10 diler baru pada tahun 2024. Target mereka adalah mencapai total 50 diler pada akhir tahun ini.

Faktor kedua yang mendorong pertumbuhan penjualan Chery adalah model Chery Omoda E5. Mobil listrik murni pertama dari Chery di Indonesia ini berhasil menarik perhatian konsumen kelas menengah ke atas, meskipun pasar otomotif di negara ini sedang lesu.

"Banyak penjualan berasal dari model mobil listrik yang baru," ungkap Zeng Shou.

Hingga Oktober 2024, transaksi jual-beli Omoda E5 dilaporkan telah mencapai 3.700 unit. Angka ini belum termasuk varian Pure yang lebih terjangkau dan baru akan mulai dikirimkan kepada konsumen pada November 2024.

Faktor terakhir, menurut Zeng Shuo, adalah promosi dari mulut ke mulut yang dilakukan oleh para pengguna Chery.

"Konsumen yang telah memiliki Chery banyak merekomendasikannya kepada orang-orang di sekitar mereka. Mereka merasa senang dan puas dengan produk kami, sehingga terdorong untuk merekomendasikan. Oleh karena itu, persentase pemesanan unit yang berasal dari referensi konsumen lain cukup tinggi di perusahaan kami," jelas Zeng Shuo.


Baca Juga: Wuling Darion Bukti Komitmen Investasi Dan Inovasi Teknologi Hijau Di Indonesia


Tag:


    Bagikan:

Penulis: Maya Kirana


Berikan komentar
Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.