Sara Wijayanto Menjelaskan Tahapan Dalam Penciptaan Lagu "Mimpi"

Selasa, 21 Januari 2025

    Bagikan:
  • " target="_blank">
(ANTARA/Fitra Ashari)

Kreator konten dan penyanyi Sara Wijayanto menceritakan pengalaman dalam proses pembuatan lagu terbarunya yang berjudul “Mimpi”, yang telah tersedia di platform digital sejak Desember 2024.

Sara mengungkapkan bahwa pembuatan lagu yang merupakan hasil kolaborasi dengan David, pianis dari grup band Noah, memakan waktu sekitar satu tahun sebelum akhirnya dirilis.

“Pada akhir tahun 2022, lagu ‘Mimpi’ ini terasa sangat menarik, mungkin karena lirik yang ditulisnya sangat relevan. Kami kemudian menyempurnakannya dan prosesnya mengalir dengan baik, melalui workshop yang panjang selama setahun untuk menciptakan lagu ini,” ungkap Sara saat berkunjung ke Antara Heritage Center di Jakarta pada hari Selasa.

Sara, yang telah mengembangkan hobi menulis lirik lagu sejak tahun 2009, mengungkapkan bahwa sebelumnya ia tidak memiliki niat serius untuk merilis lagu ‘Mimpi’ atau berkolaborasi dengan musisi. Namun, pertemuannya dengan David “Noah” memotivasi Sara untuk mewujudkan hobi bernyanyinya agar dapat dinikmati oleh publik.

Ia menyatakan bahwa kolaborasi dengan David memberinya kesempatan untuk mengeksplorasi lebih dalam mengenai pembuatan lirik dan meningkatkan keterampilannya dalam bernyanyi.

Lagu ini, menurutnya, menggambarkan tentang koneksi kehidupan masa lalu, di mana hubungan yang mungkin pernah terjalin di masa lalu dapat bertemu kembali di masa kini, meskipun hanya dalam bentuk mimpi.

Hubungan yang digambarkan dalam lagu ini tidak terbatas pada cinta atau pasangan, tetapi juga mencakup persahabatan dan hubungan keluarga.

Sara menambahkan bahwa kolaborasinya dengan David tidak hanya berfokus pada aspek musik, tetapi juga membantunya dalam menyempurnakan lirik lagu yang sempat membuatnya merasa kewalahan dan melibatkan banyak diskusi hingga akhirnya menghasilkan lirik yang indah.

Salah satu contohnya adalah perubahan lirik dari “Walau hanya di dalam mimpi” menjadi “bukan hanya di dalam mimpi” yang memerlukan perdebatan panjang dan pengambilan vokal berkali-kali, hingga membuatnya menangis.

Selama satu tahun, terdapat perdebatan antara saya dan David. Pada awalnya, saya beranggapan bahwa semua ini hanyalah mimpi, sementara David berpendapat bahwa kita seharusnya tidak hanya pasrah, tetapi juga memberikan harapan dalam mimpi tersebut. Perdebatan ini berlangsung cukup lama, hanya berkisar pada perubahan lirik, dan saya merasa sangat emosional saat melakukan pengambilan ulang, ujar Sara.

Sara berharap melalui lagu tersebut, ia dapat mengekspresikan perasaannya dan menyampaikannya kepada pendengar, sehingga mereka dapat merasakan apa yang sulit diungkapkan.

Setelah meluncurkan lagu "Mimpi", istri pesulap Demian ini mengungkapkan rencananya untuk memproduksi tiga lagu baru yang sudah siap direkam, salah satunya akan melibatkan kolaborasi dengan seorang vokalis Tanah Air yang namanya masih dirahasiakan.


Baca Juga: Ade Jigo Ungkap Keterkejutan Dan Duka Atas Meninggalnya Gary Iskak


Tag:


    Bagikan:
  • " target="_blank">

Penulis: Luna Jasmine


Berikan komentar
Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.